Setiap perbuatan ada balasannya
Kamera
akan menangkapa apa yang di focus di depannya, jika yang di tangkap itu baik
maka hasilnya akan baik, begitu juga sebaliknya.
kejahatan
yang terjadi di dunia ini pasti akan ada karmanya, kadang karma itu datang
dengan cepat dan langsung, kadang butuh waktu bertahun-tahun, kadang balasan
itu akan di berikan ketika sudah mati.
Tapi
beberapa kejahatan yang aku terima dari orang lain, untuk melihat karmanya
tidak butuh lama. Namun ada juga yang karmanya belum terlihat.
Semua
karma atau balasan yang di terima oleh perlaku kejatan ke diriku atau
keluargaku bukan karna keluargaku atau diriku yang menginginkan terjadi seperti
itu, tapi karna Tuhan ingin menunjukan bahwa Dia tidak tidur Dia mengetahui apa
yang orang itu lakukan dan apa yang terjadi dengan diriku dan keluargaku, apa
yang kami alami setelah orang itu melakukan kejahatan kepada kami, dan Tuhan
tidak membiarkan ketidak adailan itu berlanjut, Tuhan menghukumnya karna Tuhan
menyayanginya, karna Tuhan tidak ingin dia mekukan itu lagi, sehingga dia tidak
akan menambah dosanya lagi.
Orang
itu, orang yang telah jahat kepada keluargaku, dia masih bisa bernafas dengan
tenang, masih bisa tertawa lepas, masih menikmati indahnya dunia dengan kelurga
dan hartanya. Aku tidak akan melakukan apapun terhadapnya, aku membiarkannya,
hati ini sulit memaafkan tapi tubuh ini tidak bisa berbuat apa-apa, dan fikiran
ini tetap menjaga hati ini agar tenang.
Dan
ada orang lain lagi, dia tidak hanya jahat kepada keluargaku, tapi dia juga
berbuat itu kepada orang lain. Karna keserekahan dan kemarukannya dia membuat
dirinya dalam kehausan dunia. Dia tidak memikirkan orang lain. Dan tidak
memikirkan akibatnya untuk orang lain. Orang itu, salah satu factor yang
membuat papaku pergi lebih cepat. Dan seandainya dia bisa. Dia tidak akan bisa.
Hati ini berusaha untuk menolak dendam, tapi bagamana kejadian seperti ini
tidak mungkin mudah untuk dilupakan, memberikan kata maaf itu mudah, tapi untuk
hati ini yang memberikan maaf itu sangat sulit. Aku tidak bisa melihat dan
bertemu papaku lagi, aku kehilangan kepala keluarga, sebagian kebahagiaanku
hilang, orang ya melindungi diriku dan keluargaku telah pergi, orang yang aku
tunggu setiap pulang kerjannya telah tiada, aku sangat menyesal karna belum melakukan apapun
untuknya. Tapi Tuhan memberikan balasannya pada penglihatannya dia tidak bisa
melihat kelurganya, dia tidak bisa melihat dunia lagi, dia tidak akan serakah
lagi.



Komentar
Posting Komentar