sekarang dan masa depan?
Mungkinkah, aku bukan termasuk orang-orang yang maju, orang
yang maju akan memikirkan masa depannya, melakukan hal yang terbaik untuk masa
depannya, orang yg seperti itu kelihatan berusaha keras untuk tidak menyesal di
akhir.
Tapi bagaimana mereka tau kapan akhir itu tiba? Apakah saat
mereka telah menikah, punya anak, tua, atau mati.
Aku berfikir aku bukanlah orang seperti mereka, aku
menjalani hidup ini dengan menikmati hari ini, aku berfikir apakah mungkin aku
bukan orang yang maju? Aku lebih senang melihat kebelakang, mengingat masa-masa
yang telah kulalui karna aku ingin mengingat lagi rasanya senang, mudah, dan
bahagia yang pernah aku alami. Dari pada melihat kedepan yang belum tahu akan
menjadi seperti apa.
Orang-orang maju melihat kedepan untuk mempersiapkan
kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi, seperti bagaimana mereka akan
bertahan hidup ketika orang-orang disekitar mereka pergi, bagaimana mereka
menghadapi lingkungan yang semakin luas, pekerjaan yang harus dijalani dan
bagaimana mereka membuat orang yang mereka sayangi bahagia.
Bukannya aku tidak ingin sepert mereka. Aku hanya takut,
untuk membayangkannya saja aku belum berani. aku takut aku tidak akan bertahan
dan menjadi orang yang tidak berguna, aku takut hidup sendiri karna aku
membutuhkan kelurgaku dan teman-temanku, aku takut lingkungan akan lebih kejam
dari pada yang aku duga, aku takut aku tidak bisa bersaing, dan aku juga takut
jika nanti aku akan membuat orang-orang yang aku sayangi sedih dan kecewa.
Ya. Aku bukanlah si pemberani yang berani menantang masa
depan. Aku ingin berjalan kedepan bersama-sama, dengan mereka menemaniku,
menjagaku, dan kita merasakan susah senang bersama-sama, walaupun dunia ini
penuh kejam dan penuh masalah, tapi jika
aku tidak sendirian itu akan lebih baik.
Entah mengapa ketika aku melihat masa lalu, aku merasa
hidupku semakin kedepan semakin sulit, masalah yang dihapai semakin rumit dan
sulit, karna aku bukan hidup di negeri dongeng atau drama yang akan indah pada
akhirnya, sehingga aku malas dan enggan untuk memikirkan masa depan, karna yang
dialami sekarng pun sudah membuat dada ini sesak, aku hanya membiarkan diriku
menjalani hidup apa adanya dan menikmati hari ini, aku tidak ingin
menyia-nyiakan hari ini untuk masa depan yang belum pasti. Ketika aku melihat
masa lalu aku merasa senang karna masa lalu begitu mudah, aku merasa ingin ke
masa itu, aku tau itu tidak mungkin tapi setidaknya aku bisa merasakan kembali
kemudahan itu. Ketika aku sedang mengalami hal sulit dan aku memikarhan hal
mudah itu terasa menyenangkan, mengilangkan sedikit kepenatan, walaupun masalah
yang sesungguhnya belum hilang, setidaknya itu bisa memberikan oksigen di
fikiranku yang mulai sesak.
Yang aku pertanyakan,
Apakah aku bukan termasuk orang yang maju?
Salahkah yang aku lakukan?
Apakah aku bisa menjadi orang maju?


Komentar
Posting Komentar